Integrasi Lansia dan Video Game
Industri video game secara garis besar dapat dibagi menjadi industri pengembangan video game (berfokus pada pembuatan game) dan industri turunannya (mencakup bidang-bidang seperti organisasi acara, layanan pelatihan, dan penjualan peralatan). Artikel ini terutama akan berfokus pada industri pengembangan video game.
Meskipun partisipasi lansia dalam bermain game merupakan sebuah fenomena, hanya permainan khusus dan layanan terkait yang dapat diubah menjadi nilai komersial. Partisipasi lansia dalam bermain game adalah sebuah fenomena, namun yang benar-benar bernilai komersial adalah permainan yang dirancang untuk lansia dan layanan turunannya yang disediakan. Meskipun fenomena tersebut ada, namun tidak semua fenomena dapat ditransformasikan menjadi manfaat ekonomi yang nyata.
Pada tahun 2024, pasar game global berkembang pesat, mencapai ukuran pasar sebesar RMB 1,216,335 miliar, dengan pasar game seluler yang sangat menonjol, menghasilkan pendapatan RMB 635,569 miliar. Pada tahun yang sama, pasar game domestik juga mencapai hasil yang luar biasa, dengan pendapatan penjualan aktual mencapai RMB 325,783 miliar dan jumlah pengguna game melebihi 674 juta, keduanya mencetak rekor sejarah baru. Perlu dicatat bahwa seiring bertambahnya usia generasi pertama baby boomer, jumlah orang berusia 60 tahun ke atas di negara saya terus meningkat. Namun, proporsi kelompok{10}perak di pasar masih kecil.
